Buah karya: Eqi Suciati
Angin mengoyakkan
Hujan kikis batangnya
Dia tetap berdiri di sana
Untuk meredam sang norma
Nafsu dunia telah renggut semua
Kebebasan yang menjerit tanpa tiang agama
Mereka hadir, hanya bukti makhluk baru tercipta
Tatanan ilahi macam apa ini?
Nyata dipelupuk mata, yang terjadi cukup memberatkan jiwa
Keutamaan perempuan nyaris sempurna,
Namun melarut dalam kata ketidak sempurnaan itu
Seruanya hanya suara bising saja
Katanya....
Yang lemah itu aku
Yang payah hanya aku
Atau mungkin, salah adalah hadirku
Haha
Tau apa kau tentang perempuan?
“Menjadi tiang utama negara, ditelapak kakimu terbentang surga,
denganmu lah nasib bangsa” yang tersenandungkan
Mereka pelindung insan dari genjatan,
makhluk mulia sepanjang masa
Antara aku dan kamu sama,
selagi berpegang teguh dan tetap dalam taqwanya
Tersenyumlah...
Aku dan dunia hanya ingin melihat kamu tersenyum saat ini
Karna aku percaya, sekali lagi
Antara aku dan kamu sama,
selagi berpegang teguh dan tetap dalam taqwanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar